Kebarokahan Wakaf - bukapangan

News & Literacy

Don’t miss our latest updates! Broaden your knowledge of zakat, infaq, sadakah, and waqf and get the latest news about bukapangan’s activities directly through our website.

Kebarokahan Wakaf

Salah satu jenis shodaqoh jariah yang pahalanya terus mengalir adalah wakaf, Wakaf memiliki bentuk dan pengertian yang sangat luas tergantung niat dan ikror wakif (orang yang mewakafkan). Salah satu pengertian wakaf adalah menahan suatu benda yang menurut hukum, tetap di wakif (orang yang mewakafkan) dalam rangka mempergunakan manfaatnya untuk kebajikan.

Nabi dan para sahabatnya menjadi teladan yang sempurna, mereka tidak pernah ragu untuk mewakafkan harta terbaik dan yang paling dicintainya. Wakaf mereka masih terasa manfaatnya walau sudah ribuan tahun. Artinya, harta yang mereka berikan berkualitas, dapat menjadi aset yang produktif, dan dapat berkembang.

Meneladani nabi dan para sahabat bukanlah sesuatu yang sulit, Namun membutuhkan niat dan kemauan yang kuat. Salah satu wakaf yang mudah adalah dengan mewakafkan sebagian uang kita untuk dikelola nazir wakaf dalam bentuk usaha dan hasil dari usaha tersebut digunakan untuk kemaslahatan masyarakat seperti digunakan membeli ambulance, membuat rumah sakit, membuat sumur di area yang kesulitan air bersih dan lain sebaginya.

Semakin besar manfaat yang mengalir dari wakaf, maka semakin deras pula pahala yang jariyah yang akan Allah berikan. Secara umum para wakif akan mendapatkan kefadzolan sebagaimana kefadzolan infak dan shodaqoh, Sebagian dari kefadzolan wakaf diantaranya :

  1. Pahala yang terus mengalir (selama wakafnya dikelola dan diambil manfaat)
  2. Mendapatkan ganti yang berlipat ganda
  3. Menghapus dosa-dosa
  4. Menjadi pelindung dari api neraka
  5. Mendekatkan diri kepada Alloh
  6. Mendapatkan derajat tinggi disurga
  7. Mendapatkan naungan dihari kiamat

Dan masih banyak lagi kefadholan dan barokahan yang lain

Dalil yang mendasari wakaf

لَنْ تَنَالُوا الْبِرَّ حَتّٰى تُنْفِقُوْا مِمَّا تُحِبُّوْنَ ۗوَمَا تُنْفِقُوْا مِنْ شَيْءٍ فَاِنَّ اللّٰهَ بِهٖ عَلِيْمٌ

Kamu tidak akan memperoleh kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menginfakkan sebagian harta yang kamu cintai. Dan apapun yang kamu infakkan, tentang hal itu sungguh, Allah Maha Mengetahui. QS Ali Imron 92

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

Artinya:“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): shodaqoh jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh yang mendoakannya” (HR. Muslim no. 1631)

Para ulama menyepakati bahwa harta wakaf perlu dijaga keutuhannya dan kedudukan harta yang diwakafkan, sehingga manfaatnya tidak terputus dan pahalanya terus mengalir. Untuk itu penting memilih nazir wakaf yang amanah dan professional agar wakaf kita produktif.

Bisa disimpulkan, wakaf adalah investasi akhirat, salah satu bentuk infak shodaqoh yang sangat utama. Wakif akan memperoleh kebaikan (pahala) yang sempurna.

Bagikan Artikel Ini di :
Picture of Irvan Nahrowi

Irvan Nahrowi

Digital Marketing Specialist

Other Literations

4 Metode Cara Cepat Menghafal…

Lebih Lanjut

Pahami Keutamaan dan Manfaat Menghafal…

Lebih Lanjut

LAZNAS DPF Memberi Penguatan 30…

Lebih Lanjut

Yayasan Wakaf Djalaluddin Pane menjadi…

Lebih Lanjut

Mudahkan Ibadah Para Nelayan Jaring…

Lebih Lanjut

LAZNAS DPF dan Kantor Kementerian…

Lebih Lanjut

Memperkuat Merdeka Belajar Djalaluddin Pane…

Lebih Lanjut

Subscribe Our Newsletter